DPM FH Unilak Gelar Latihan Kepemimpinan Dasar, Cetak Mahasiswa Siap Pimpin Bumi Lancang Kuning

DPM FH Unilak Gelar Latihan Kepemimpinan Dasar, Cetak Mahasiswa Siap Pimpin Bumi Lancang Kuning

    FH UNILAK -- Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning sukses menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Dasar pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Fakultas Hukum ini mengusung tema “Membentuk Mahasiswa yang Berintegritas, Berkompeten, dan Siap Menjadi Pemimpin di Bumi Lancang Kuning”. Puluhan mahasiswa FH Unilak dari berbagai angkatan antusias mengikuti kegiatan yang menjadi wadah pembentukan karakter pemimpin masa depan ini.

    Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unilak Bapak Dr. Irfansyah, S.Pi.,S.H.,M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pemimpin sejati lahir dari proses, bukan sekadar jabatan. “Bumi Lancang Kuning membutuhkan pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berani menyuarakan kebenaran. LKD ini adalah langkah awal kalian,” tegasnya di hadapan peserta.

    Ketua DPM FH Unilak Sandi Rahmadhana menyampaikan bahwa LKD 2026 dirancang untuk menjawab tantangan zaman. Mahasiswa hukum sebagai calon penegak keadilan harus dibekali tidak hanya ilmu, tetapi juga mental kepemimpinan dan kemampuan komunikasi publik. Tema yang diangkat menjadi kompas bagi seluruh rangkaian materi agar peserta siap mengabdi di tengah masyarakat Riau.

    Sesi pertama diisi oleh Bapak Muhammad Akmal N, S.H., M.H. dengan materi Leadership dan Public Speaking. Dengan gaya komunikatif, Akmal membongkar mitos bahwa pemimpin harus keras dan galak. “Leadership adalah tentang melayani dan mempengaruhi dengan teladan. Public speaking adalah senjatanya,” ujarnya. Peserta diajak praktik langsung menyampaikan orasi 1 menit tentang isu hukum aktual.

    Materi kedua dibawakan oleh George Tirta Prasetyo, S.H., M.H. dengan tema Simulasi Teknik Persidangan. Peserta diajak mengenal alur persidangan perdata dan pidana secara praktis. Mulai dari pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi, hingga pembelaan, semua dipraktikkan langsung oleh peserta yang dibagi menjadi kelompok jaksa, hakim, dan advokat.

    Simulasi berlangsung seru namun serius. George menekankan bahwa kompetensi teknis persidangan adalah identitas mahasiswa hukum. “Di ruang sidang, integritas kalian diuji. Kuasai hukum acaranya, tapi jangan gadai nurani,” pesan beliau. Tepuk tangan riuh mengiringi akhir simulasi yang membuka wawasan peserta tentang dunia praktik hukum.

    Sesi penutup diisi oleh Wryanto Aswir dengan materi Manajemen Organisasi. Ia mengajak peserta membedah struktur, fungsi, dan dinamika organisasi mahasiswa. Studi kasus konflik internal dan cara menyusun program kerja efektif menjadi pembahasan utama. “Organisasi tanpa manajemen itu keramaian. Organisasi dengan manajemen itu gerakan,” tegas Wryanto.

    Kegiatan LKD DPM FH Unilak 2026 ditutup dengan pembacaan ikrar pemimpin muda dan sesi foto bersama. Semangat “Bumi Lancang Kuning” terasa kental sebagai pengingat bahwa setiap peserta adalah calon pemimpin untuk Riau dan Indonesia. Diharapkan, ilmu yang didapat tidak berhenti di ruangan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan siap memimpin dengan hati.

    Hello!

    Klik salah satu customer service kami untuk mengobrol di WhatsApp atau kirim email kepada kami [email protected]

    Support Customer Service 1
    +6285178358464
    Hubungi kami dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB
    Halo! Apa yang bisa kami bantu?
    ×
    Apa yang bisa saya bantu?