[email protected] 081283903955

Perjalanan Panjang Napak Tilas Studi Doktoral Ilmu Hukum Pada Universitas Jambi: Menyempurnakan Zikir Akademik Bagi Dosen FH Unilak

Menyempurnakan Zikir Akademik telah diselesaikan oleh salah seorang dosen FH Unilak, yakni Yalid SH MH, yang menempuh pendidikan Doktoral (S3) Ilmu Hukum pada Universitas Jambi (Unja). Penyelesaian studi S3 yang telah ditempuh sejak Semester Ganjil 2019-2020 telah dilalui dengan penuh perjuangan, tekad, semangat, pantang menyerah, menghadapi berbagai ujian berat, panas, hujan, kerusakan kendaraan, dan bentuk ujian lain yang dahsyat. Namun dengan keteguhan yang luar biasa, akhirnya pada Senin, 10 Juni 2024 adalah hari mempertahankan semua yang telah disusun dalam bentuk Laporan Disertasi.

Berdasarkan pengalaman, perjalanan yang ditempuh Pekanbaru-Jambi menurut catatan Google Map adalah 360 (tiga ratus enam puluh)  Kilometer dalam satu kali keberangkatan, dan jumlah yang sama untuk satu kali kepulangan. Jumlah tersebut dijumlahkan adalah 720 (tujuh ratus dua puluh) kilo meter atau dikonversi ke jumlah jam adalah sekitar 12 Jam perjalanan sekali perjalanan. Jika jarak tersebut dilalui selama menempuh pendidikan S3 di Unja, dapat ditemukan jarak perjalanan dapat setara dengan perjalanan dari Koya Pekanbaru-Kota Mekkah dan kembali dari Kota Mekkah-Kota Pekanbaru. Perjalanan sepanjang itu dapat dilalui dengan mudah pada saat cuaca mendung, namun sangat menggannggu perjalanan saat cuaca hujan lebat atau perjalanan di malam hari.

Selama perjalanan Kota Pekanbaru-Kota Jambi yang ditemukan adalah pemandangan alam pedesaan, semak-semak belukar, kampung-kampung, kota kecamatan, dan kota kabupaten pada beberapa kabupaten. Jalan yang perlu diwaspadai adalah beberapa ruas jalan tanjakan, menikung, jalan khas perbukitan menaik dan menurun, dan banyak kendaraan besar yang melalui jalur tersebut. Menurut Merian Ade Saputra, Amd. Kom,, SH MH, kondisi jalan dengan penuh tikungan harus ekstra waspada dan tidak boleh lengah sedikitpun. Menurut Riyan, sebetulnya perjalan malam dapat terbantu dengan adanya "Lampu Sorot" kendaraan lain yang menunjukkan di depan ada kendaraan lain yang tidak boleh saling mendahului.

Perwakilan FH Unilak yang diutus oleh Dekan FH Unilak adalah Dr Eddy Asnawi, SH MH,  Muhammad Azani, Rachmad Oky Saputra, dan Merian Ade Saputra merasakan dengan seksama perjalanan panjang yang dilalui oleh Pak Yalid selama ini. Dr Eddy Asnawi SH MH menyampaikan: "Begitulah Yalid melalui jalur ini selama beberapa tahun menyelesaikan Kuliah S3 dengan penuh perjuangan, bukan hanya harus berhadapan dengan Dosen Pembimbing, tapi juga harus menaklukkan alam yang dilalui. Dapat dibayangkan dalam perjalan malam sendirian menempuh perjalanan 720 Km setiap minggu. Bahkan jika ada hantu yang ada di pinggir jalan, pasti mempersilahkan pak Yalid untuk lewat dan tidak boleh diganggu, karena perjalalanan menyelesaikan kuliah S3".

Perwakilan FH Unilak yang ditunjuk oleh Dekan akhirnya tiba di Kota Jambi pada Jam 22.00 dan sekaligus menikmati Kota Jambi di malam hari yang tenang di tepian Sungai Batang Hari yang terkenal. Ketenangan Kota Jambi sangat cocok bagi mahsiswa yang menempuh apendidikan Doktor (S3). Suasana tenang di Kota Jambi dapat menjadikan suasana hati sejuk dan mendorong pemikiran yanh cerdas dalam menyusun disertasi. Dalam perspektif akademik, Program Doktoral Ilmu Hukum Unja dapat menjadi pilihan bagi Dosen FH Unilak yang akan kuliah S3 Ilmu Hukum.

Tuliskan Komentar