Civitas Akademika FH Unilak Ikuti Pengajian Akhlak dan Budi Seri Ke XII: Syukuri Yang Kita Miliki, Insyallah Akan Ditambah oleh Allah SWT

Civitas Akademika FH Unilak Ikuti Pengajian Akhlak dan Budi Seri Ke XII: Syukuri Yang Kita Miliki, Insyallah Akan Ditambah oleh Allah SWT

Civitas Akademika FH Unilak mengikuti pengajian akhlak dan budi Seri ke XII dengan Tema Syukur dan Sabar di Masjid Jami' al Fatah Universitas Lancang Kuning pada Jum'at,  22 September 2023. Penceramah pada seri kajian ini adalah Pror. Dr. Alaidin Koto, MA. Guru Besar UIN Suska Riau.

Prof Aladidin menyampaikan suatu ilustrasi bahwa semua yang dinugerahkan Allah Swt harus disyukuri dan dimanfaatkan sedemikan rupa, supaya Allah menambahkan rahmat dan rezeki bagi hamba allah yang beriman. Salah satu bentuk syukur adalah dengan memaksimalkan semau potensi yang diberikan oleh Allah swt. Suatu anugerah yang diberikan allah dan tidak dikelola dengan baik, maka anugerah tersebut dapat diambil kembali anugerah itu oleh Allah Swt.

Kata La Aziidannakum dapat ditafsrikan bahwa bentuk penambahan rezeki dari proses syukur hamba akan selalu ditambahkan dengan berbagai bentuk dan sifatnya tidak terbatas.

Menurut Prof Alaidin, Syukur itu pada dasarnya adalah untuk diri kita sendiri. Prof Alaidin Koto mencontohkan bahwa suatu saat beliau mengirimkan sejumlah buku kepada kolega baik kolega yang masih muda maupun kolega yang sudah sepuh atau senior. Pemberian buku itu sebagai upaya untuk belajar ikhlas, bahwa selama masih dapat berbuat baik dalam bentuk apapun, merupakan bentuk syukur. Menurut Prof Alaidin Koto, memberikan ilmu dalam sebuah buku, baik diminta maupun tidak diminta, adalah bentuk syukur atas nikmat ilmu yang telah diberikan Allah Swt.

Di sisi lain, seorang yang memiliki kekuasaan dapat menggunakan kekuasaan dengan menolong orang lain yang dipimpinnya, itupun termasuk jenis bersyukur. Bahkan menurut Prof Alaidin Koto, seorang yang berkuasa namun tidak dapat membantu padahal mampu dengan kekuasaan, termasuk kategori tidak bersyukur.

Civitas Akademika FH Unilak sangat antusias dalam mengikuti kajian dari awal hingga akhir, karena tema kajian sesuai dengan keadaan yang dialami sehari-hari oleh Civitas Akademika FH Unilak. Misalnya pada saat Prof Alaidin menyampaikan suatu contoh dalam kehidupan tentang cerita mubazir atau berlebihan pada suatu acara, terutama makanan. Keadaan mubazir itu adalah suatu keadaan yang dapat dijumpai oleh Civitas Akademika di masyarakat.

Pengajian diakhiri dengan Doa bersama dan doa kafaratul majlis, dengan harapan bahwa sabar dan syukur adalah bagian dari kehidupan civitas akademika yang harus dilakuan untuk menambah keimanan dan kesalehan. Amiin Allahumma Aaamiinn. Semoga Allah Swt melimpahkan rahmat- Nya kepada kita semua.

Hello!

Klik salah satu customer service kami untuk mengobrol di WhatsApp atau kirim email kepada kami [email protected]

Support Customer Service 1
+6285178358464
Hubungi kami dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB
Halo! Apa yang bisa kami bantu?
×
Apa yang bisa saya bantu?